Pengertian Teknologi Pangan dan Contohnya

ArtikelPendek.com – Jika kita membicarakan masalah pengertian teknologi pangan, sebetulnya banyak para ahli yang telah menjelaskan tentang hal ini.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian Teknologi yaitu sebuah metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis; ilmu pengetahuan terapan;. Sementara arti kata Pangan yaitu makanan.

Jika melihat arti dari kedua kata tersebut, saya rasa penjelasan dibawah ini sangat cocok untuk mendefinisikan apa itu Teknologi Pangan?!

Pengertian Teknologi Pangan

“Teknologi pangan adalah suatu disiplin ilmu yang menerapkan ilmu pengetahuan tentang bahan pangan khususnya setelah panen (pasca panen) menggunakan teknologi yang tepat untuk memperoleh manfaat seoptimal mungkin sekaligus meningkatkan nilai tambah dari pangan tersebut.” (id.wikipedia.com).

Dari penjelasan definisi teknologi pangan diatas, kita bisa mengambil kesimpulan sederhana bahwa teknologi pangan merupakan sebuah ilmu pengetahuan yang digunakan untuk mengolah bahan pangan yang ada agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Disamping itu, dalam sebuah penjelasan lain disebutkan, “Teknologi pangan adalah ilmu dasar yang menggabungkan prinsip-prinsip ilmu biologi, fisika, kimia dan teknik (engineering) yang digunakan mempelajari karakteristik bahan pangan, mekanisme kerusakan dan pencegahannya, serta dasar-dasar pengeolahannya.” (slidehsare.net).

Pendapat diatas menjelaskan pada kita bahwa teknologi pangan merupakan sebuah penggabungan antara ilmu pengetahuan dengan ilmu teknik (engineering) untuk memperoleh hasil olahan pangan yang lebih maksimal.

Contoh Teknologi Pangan Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Sebetulnya contoh hasil dari terapan teknologi pangan bisa kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Hanya saja, mungkin kita belum mengenalnya.

Nah, berikut ini beberapa contoh aplikasi teknologi pangan yang sering kita jumpai.

Tempe

  • Tempe

Suka makan tempe?

Jika kamu tau, tempe merupakan contoh lain dari hasil terapan teknologi pangan berupa bioteknologi konvensional. Yang mana tempe dibentuk dari sebuah proses fermentasi kacang kedelai.

Proses fermentasi dilakukan oleh jenis jamur dari Genus Rhizoporus.

  • Keju

Keju merupakan makanan yang dibuat dari hasil olahan susu dengan melalui sebuah proses fermentasi.

Sebelumnya susu dipanaskan guna membersihkan dari berbagai macam bakteri. Kemudian, susu dicampur dengan enzim Renin yang berasal dari usus binatang mamalia.

Setelah dicampurkan, susu akan menggumpal, kemudian masuk ke dalam proses pemerasan dan pemadatan yang pada akhirnya akan terbentuk Keju.

  • Yoghurt

Sama halnya dengan keju, Yoghurt dibuat melalui proses fermentasi yang berbahan dasar susu.

Peran aktif dari bakteri Streptococcus Termophilus, Streptococcus Lactis dan Lactobacillus Bulgarius, mengubah susu jadi asam laktat.

Setelah itu akan terjadi peningkatan asam pada susunya yang akan menimbulkan pendadihan. Nah, dadih ini yang kemudian menjadi Yoghurt.

***

Dilihat dari beberapa contoh diatas, teknologi pangan memiliki peran yang sangat berguna untuk menjadikan suatu makanan memiliki nilai tambah.

Mungkin masih banyak contoh makanan lain yang merupakan hasil terapan dari teknologi pangan. Jika menurut kamu masih ada, silakan tambahkan di kolom komentar ya. (AP).

Tinggalkan Balasan